Pages

Sabtu, 05 Desember 2009

100%free kisah sukses wirausaha-forex/valas


Dunia perdagangan Forex (Valas) dewasa ini bagaikan dikontrol para fund manager besar yang disebut big boys. Menurut Theo, jumlah big boys yang tercatat saat ini 2.500 orang. Akumulasi modal mereka sekitar AS $ 1.300 miliar, dan dalam keadaan terpaksa bisa mendapat pinjaman hingga 10 kali lipatnya. Jumlah ini sungguh raksasa, sebab cadangan devisa negara-negara kaya yang tergabung dalam OECD pun kalau digabung tak lebih dari AS $ 700 miliar. Maka bisa dibayangkan betapa konyolnya gagasan untuk melawan spekulan dengan cadangan devisa hanya AS $ 20 miliar, misalnya.

Dari 2.500 big boys itu terbawa serta ribuan orang lain sebagai mitra atau pelaksana. Sudah menjadi kebiasaan, pengambilan posisi para pelaksana ditentukan oleh tokoh besar. Jika Soros, misalnya, mengambil posisi Rp 9.000,- untuk 1 AS $, yang lain pasti mengikuti. Jika esoknya Soros menjual dengan harga Rp 9.500,-, yang lain pun pasti ikut. Semua serempak, dan begitulah nilai mata uang dimainkan.

Kalau mata uang suatu negara dipatok pada nilai tetap, spekulan memang tidak lagi bisa main. Hanya saja, menurut Theo, konsekuensinya ada dalam perekonomian negara yang bersangkutan. Bagi Theo, reformasi ekonomi apa pun yang dipilih pemerintah tak penting benar, asal bisa mengatasi segenap konsekuensinya. Misalnya, pelepasan batas intervensi mensyaratkan perbaikan ekonomi total, sedangkan pematokan nilai uang mensyaratkan cadangan devisa yang cukup dan perbankan yang sehat.

"Tak bisa pula dilepaskan faktor keberanian bank sentral. Kepada siapa pun yang mau memaksakan kehendak, bank sentral tak boleh setengah hati. Kalau perlu habis-habisan berintervensi. Jika ini terus berlanjut, dan dunia membuktikan konsistensi kita, pasar pun akan segan," kata Theo. "Betapa pun kuat dan nafsunya spekulan, kalau menghadapi otoritas moneter yang teguh dan konsisten, mereka juga berpikir untuk main-main. Seperti pernah dialami Hongkong, para spekulan menghentikan serbuan karena tahu Inggris berada di belakangnya. Tak seorang pun ragu ketangguhan sistem keuangan Inggris."

Kasus Indonesia, menurut Theo, adalah bukti kesekian dari pelecehan para big boy terhadap otoritas moneter. Permainan selisih kurs antara Rupiah - AS $ jauh lebih mudah ketimbang permainan selisih kurs Yen - AS $ atau Mark Jerman - AS $ yang didukung otoritas moneter sangat berwibawa, dan karenanya disebut hard currencies. Akibatnya sangat mudah diterka, bahkan oleh ibu-ibu rumah tangga, pihak yang acap disalahkan karena dikira ikut-ikutan berspekulasi. Masalahnya, menurut Theo, selain tuduhan itu tak benar karena jumlahnya tak seberapa dibandingan dengan aktivitas pasar uang, pemikiran para ibu sangat simpel. Jika dulu mudah menghitung depresiasi, 3 - 4% setahun, siapa sangka tiba-tiba depresiasi bisa 20% dalam sehari? Kalau punya simpanan Rupiah dan berbunga, katakanlah 40%, pada akhir tahun tak akan mencapai jumlah jika didolarkan. Pada akhirnya memang tak ada pihak yang bisa disalahkan kalau terjadi perburuan mata uang asing, karena negara menganut rezim devisa bebas.

Menggelinding seperti bola salju

Di pasar uang, komoditas yang diperdagangkan tak cuma valuta asing. Menurut Theo, meski pemerintah mematok kurs Rupiah, tak berarti kegiatan berhenti. Ada pelbagai macam surat berharga dan surat-surat komersial yang diperdagangkan.

Memang, belakangan problem ekonomi negara kita tak cuma berasal dari dalam negeri, melainkan dari luar negeri. Lembaga pemeringkat semacam Standard's & Poor, sekalipun banyak dicibir, pengaruhnya terhadap pasar sangat besar. Peringkat buruk yang disandangkan kepada Indonesia, Maret lalu, adalah klimaks dari kesulitan eksternal. Alat pembayaran berjangka seperti letter of credit (L/C) tak diterima, investor asing pun tak serta merta datang buat menanamkan modal. "Dengan peringkat itu, pembeli kertas berharga dari Indonesia tak lagi dianggap berinvestasi, melainkan dicurigai mau berspekulasi," kata Theo. "Kalaupun saya, misalnya, menempatkan diri sebagai broker untuk mendatangkan uang dari investor asing, sekarang ini sangat sulit. Ketidakpercayaan demikian kuat, perlu waktu lama untuk memulihkannya."

Pasar uang dunia memang sulit dilawan. Kalau kekayaan big boys sangat besar, itu konsekuensi dari hakikat pasar uang. "Istilahnya a snowball business, bisnis yang menggelinding bagai bola salju. Orang harus jadi besar untuk survive."

Bisnis pasar uang, menurut Theo, menganut filosofi dasar: bukan soal berapa jumlah uang yang akan Anda peroleh, melainkan berapa jumlah uang yang siap Anda habiskan. Gambarannya, jika seseorang kerja keras sepanjang tahun hingga memperoleh uang Rp 1 miliar, akan sangat keliru kalau menggunakannya untuk main forex. Tetapi jika seseorang mendapat lotere Rp 1 miliar, yang Rp 800 juta untuk beli rumah/tanah, Rp 100 juta untuk beli kendaraan, dan sisanya untuk main forex, silakan saja. "Maka, kalau ada seorang fund manager siap menghabiskan AS $ 5 miliar di pasar forex, tak terbayang berapa besar kekayaannya"

Bisnis di pasar uang tak sama dengan judi. Kata Theo, jika judi nasib pelaku 100% tergantung pada kartu, "Di pasar uang ada hal-hal yang bisa diperhitungkan dan dicarikan peluang."

Menurut Theo, ada 7 tingkat yang harus dicapai untuk betul-betul memahami bisnis ini. Selain 4 faktor penentu nilai mata uang yang sudah disebut tadi, ada beberapa hal lain seperti lobi atau hubungan, termasuk kemampuan berbahasa, faktor intelijen alias daya endus informasi, dan hal paling abstrak dan sulit, sehingga orang tak sanggup berpikir lagi. "Misalnya, semua faktor telah terpenuhi, prediksi sudah dilakukan, tapi tak ada action. Ketika faktanya sama dengan yang sebelumnya telah diperhitungkan, muncul rasa sesal kenapa tidak begini kenapa tidak begitu. Itulah yang saya maksud tingkat ketujuh."

Sekalipun menggiurkan, bisnis di pasar uang penuh kekecewaan. "Karena apa? It's about money. Orang hanya tergiur melihat angka. Mereka ramai-ramai bermain, sementara tatanan dan hukumnya tak mudah dipelajari. Lagi pula dunia itu sudah dikuasai mafia, big boys, dalam cara kerja yang terintegrasi. Apa pun permainan para pendatang, mafia-lah yang memperoleh keuntungan"

Menurut Theo, setelah perang dingin reda dan komunisme runtuh, tak ada lagi kekuatan yang punya daya penghancur sangat dahsyat selain uang. "Ketika uang menjadi komoditas, dampaknya global. Bencana keuangan di suatu negara segera bisa merembet ke negara lain. Siapa sekarang orang kaya di kawasan krisis yang merasa terjamin hingga 7 keturunan? Tak terbayangkan, uang bisa berlipat kali atau hancur sama sekali hanya dalam hitungan hari."

Jika ditarik ke dimensi filosofis, kata Theo, krisis ekonomi adalah akibat ulah manusia yang menganggap uang sebagai ideologi. Fakta menunjukkan, miliaran AS $ telah menguap entah ke mana. Lembaga keuangan banyak yang rugi, Soros rugi, demikian pula para big boy. Tak jelas ke mana uang-uang itu pergi.

"Inilah tanda-tanda zaman," kata Theo. "Tuhan kasih antibiotik untuk mereka yang terlalu menghamba pada uang. Orang kaya pusing, konglomerat pusing. Rasain."

Main uang karena ingin menikmati hidup

Terjunnya Theo di kancah pasar uang agaknya tak terduga sebelumnya. Pria kelahiran Manado, 21 September 1956, ini semula berangan-angan jadi pastor, tapi dikeluarkan saat naik ke kelas 3 Seminari Menengah Tomohon tahun 1974. Anak ke-4 dari 7 bersaudara ini sama saja dengan ayah, paman, para sepupu, dan saudaranya, yang pernah masuk ke seminari namun gagal jadi pastor. "Saya menanggung harapan besar. Nilai dan aktivitas sekolah bagus. Maka ibu terguncang dan jatuh sakit ketika saya keluar," kenangnya.

Pastor pembimbing waktu itu mengatakan, ia akan lebih sukses hidup di luar biara. Kendati sedikit menyesalkan keputusan itu, ia berbalik haluan. Ia melamar ke Bank Indonesia dan diterima di BI cabang Surabaya. Setelah 2 tahun bekerja, timbul keresahan di antara teman-temannya yang cuma berijazah SMA. Sebab dengan begitu, mereka tak mungkin bisa masuk jajaran staf. "Nggak bakal pakai dasi dong seumur-umur," papar Theo mengenang.

Nampaknya BI tanggap pada kegalauan itu dan mengadakan seleksi untuk promosi. Yang lolos akan disekolahkan sejajar dengan universitas. Dari BI Surabaya lulus 4 orang, salah satunya Theo. Sementara dari seluruh Indonesia terjaring 60 orang. Mereka dimasukkan ke Pendidikan Ahli Administrasi dan Keuangan Bank di Jakarta, menjalani pendidikan maraton dari pukul 08.00 - 17.00 setiap hari dengan fasilitas penuh, selama 3 tahun. "Gelarnya sejajar akuntan, tapi BI nggak kasih gelar, takut kami keluar."

Sempat bekerja di bagian pengawasan BI selama setahun, ia kembali mengikuti seleksi intern guna ditempatkan di London. Dari 40 peserta hanya Theo yang lulus. Di London ia langsung jadi staf termuda pada umur 23 tahun. Kesempatan di sana ia gunakan untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan praktek. Belajar forex di Paris, London, Amsterdam, dan Kopenhagen. Mempelajari bank sentral di Denmark dan Belanda, menggeluti cadangan emas di Swis, juga duduk dan bermain di banyak ruang transaksi forex. "Waktu itu kepala dealing room Jakarta pindah, jadi saya disiapkan untuk menggantikannya. Saya sadar, untuk jadi dealer harus punya pengalaman dan cakrawala dengan duduk di pusat keuangan dunia."

Penempatan dealer di BI sebenarnya bertujuan untuk mengelola cadangan devisa sejumlah AS $ 6 miliar dengan menempatkannya di posisi yang tepat. Bukan untuk memperdagangkannya. "Maka di luar jam kerja, saya main margin trading atas nama pribadi, bukan BI."

Setelah 5 tahun bermukim di Inggris, Theo sebenarnya ingin pulang ke tanah air, tetapi pemerintah Inggris mengetahui reputasinya dan memberi izin tinggal tetap. Ia bisa bekerja apa saja. "Wah, percaya dirilah saya. Pekerjaan BI yang diidamkan banyak orang nggak terlalu menggiurkan lagi," kata Theo.

Maka, ketika benar-benar pulang ke Indonesia ia sekaligus minta izin keluar dari BI untuk masuk ke London School of Economics (LSE). Maksudnya sebagai batu loncatan untuk bekerja di Bank Dunia atau IMF. Tapi keasyikan bermain forex membuatnya malas bersekolah. "Jiwa saya player, jadi saya tak jadi masuk LSE meskipun sudah diterima. Saya main valas terus, dan ingin menikmati hasilnya. Saya ingin menikmati hidup bukan sebagai pegawai BI yang bertahun-tahun cuma bisa naik mobil sederhana."

Saat main margin trading, pertengahan 1980-an, modal dengkul masih berlaku. Modalnya dipinjami, tapi kalau untung masuk kantung sendiri. Pokoknya main untuk meramaikan. Masa itu tak sulit mereguk untung lantaran pasar gampang diterka. Dolar turun searah. Tapi sejak 1987, peluang meraup keuntungan makin sulit. Selain pemain makin banyak, modal pun mulai diatur. Saat itulah Bank Duta terpuruk karena permainan valas.

Soal kesempatan meraup untung memang tak ada yang lebih cepat daripada main valas. "Saya masih ingat, hanya dengan mengangkat telepon dari vila di Puncak sambil main gaple dan makan pisang goreng, bisa dapat AS $ 60.000 semalam."


Telepon memang diibaratkan cangkulnya buat cari makan. Juga berbagai perangkat komunikasi. Baik untuk bertransaksi ke seluruh dunia, memantau pasar yang berjalan 24 jam sehari, juga melihat kerugian dan keuntungan uangnya. "Tapi hidup saya tak habis di sana. Apa lagi saya harus membagi pengetahuan kepada banyak orang. Kalau menulis dan bikin analisis, saya tak main. Saya meramal dan menghitung, biar orang lain yang dapat keuntungan."

Theo tak terikat pada suatu lembaga keuangan. Kalau mau main, ia sendiri yang menentukan. Sejak tahun lalu, ia mendirikan perusahaan jasa konsultasi pasar uang Speed Currency. Bagi yang ingin tahu atau ingin main valas boleh jadi pelanggan. Dengan membayar AS $ 100/bulan, Theo pun memberi analisis dan panduan.

"Cita-cita saya membuat Speed Currency seperti Bloomberg. Ia besar dan disegani, meski awalnya juga dirintis di garasi," ia menunjuk garasi di rumahnya yang berhalaman luas di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia mempekerjakan 4 orang yang, selain mengolah analisis, juga bertindak sebagai fund manager. "Mereka jago-jago yang tak bisa dianggap remeh, karena lewat tangannya sering terjadi transaksi miliaran dolar," kata Theo bangga.

Karena bekerja di rumah, Theo tak terikat pada aturan dan jadwal kerja yang pasti. Ia adalah pegawai bagi dirinya sendiri. Juga pegawai yang mengantar anak-anak ke sekolah, menemani mereka bepergian, bahkan mendampingi saat mereka mau tidur.

Theo menganggap, anak-anak lebih memerlukan kebersamaan ketimbang uang. Tak soal ia telah punya vila di Puncak, Jawa Barat, dan hotel di atas tanah 10 ha di Manado. Anak-anak pula yang menghadirkan cerita unik bagi perjalanan hidup Theo. Saat masih di dalam kandungan, kecuali si bungsu Daniel (hampir 2 bulan), mereka berada di tempat yang jauh dari rumah. Dari yang sulung tempatnya paling jauh, sampai si bungsu yang paling dekat. Namun akhirnya semua lahir di Jakarta.

Menurut istrinya, Sandra Pingkan Adriana Lolong (38), si sulung Monika (12) berada di dalam kandungan saat mereka di New York . "Barulah 2 bulan menjelang melahirkan, saya kembali ke Jakarta," kata Sandra. Begitu pula Abi (9) yang dikandung saat mereka tinggal di London. Keisha (7) anak ketiga, dikandung di Singapura. Sedangkan Dorothea (5) dikandung sewaktu mereka di Manado. Barulah anak ke-5, Daniel, menghabiskan seluruh masa janin hingga lahir di Jakarta.

Jumlah anak sampai 5, bagi pasangan Theo dan Sandra juga cerita tersendiri. Theo memang dari keluarga besar, namun Sandra hanya 2 bersaudara. Setelah kelahiran Abi, keduanya ingin ber-KB. "Tapi apa mau dikata, kebobolan terus. Selain mengalami beberapa kegagalan, saya pun pernah kehilangan spiral," kata Sandra. "Akhirnya, setelah melahirkan Daniel, saya minta disteril."

Buat pasangan ini, anak-anak adalah segalanya. Mereka yang terbiasa memanggil "Papa Theo" adalah rekan sepanjang hidup, sekaligus jadi rem manakala Theo terlalu keasyikan bermain uang. (G. Sujayanto/A. Heru Kustara/Mayong S. Laksono)

KISAH SUKSES BER-WIRAUSAHA FOREX/VALAS (Profesi Idaman Karena Keasyikan Main Uang)


Profesi Idaman Karena Keasyikan Main Uang

Rupiah terpuruk, perekonomian gonjang-ganjing, dan negara di ambang kebangkrutan. Ekonom bersuara, tak ketinggalan pula para anggota DPR. Pengamat baru bermunculan. Makin bingunglah orang. Uraian siapakah yang jadi pegangan? "Tak ada yang bisa memberikan gambaran soal pasar uang dengan lebih jelas selain para pemain Forex (Valas)," kata Theo Francisco Toemion (42), pengamat pasar uang sekaligus pemain Forex (Valas), meski kini lebih banyak membagi pengetahuan soal dunia yang telah belasan tahun ditekuninya itu kepada orang lain.

Ada perbedaan antara pandangan para pakar dengan Theo F. Thoemion sehubungan dengan krisis ekonomi yang memburuk sejak kuartal terakhir tahun lalu. Pihak pertama lebih melihat krisis berpangkal pada lemahnya sistem perbankan, kebocoran anggaran, buruknya pengawasan, monopoli, kolusi, korupsi, nepotisme, dan ekonomi biaya tinggi. Sedangkan Theo lebih melihat ulah spekulan di pasar uang sebagai sebab paling dominan. Sisi-sisi negatif penyebab keroposnya fondasi ekonomi itulah yang menyebabkan krisis tak segera bisa diatasi. Kalau Korea, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia bisa pulih dalam hitungan bulan, negara kita jauh lebih lama.

Sebagai pelaku pasar Forex (Valas), Theo tahu betul, tanda-tanda bencana telah muncul sejak lama. Semuanya adalah permainan para fund manager atau pemain pasar Forex (Valas), yang diwarnai keinginan untuk menguji ketangguhan otoritas moneter suatu negara. Ia tahu bagaimana pedagang besar Forex (Valas) - yang acap disebut spekulan - semacam George Soros memainkan peran dalam Yendaka, melambungnya nilai tukar Yen terhadap AS $, pada 1994. Ia juga mencatat, permainan para spekulan di Eropa memaksa pembahasan mata uang tunggal Eropa (Euromoney) lebih diintensifkan pada 1996. Selewat masa itu, para spekulan memang menurunkan aktivitas. Tapi lewat media massa Theo memperingatkan, "Hati-hati, bukan mustahil mereka akan mengalihkan perhatian ke Asia," begitu antara lain tulisnya saat itu. "Mereka menunggu kesempatan bermain mata uang menarik, exotic currencies seperti Won, Bath, Peso, Ringgit, atau Rupiah. Jangan lupa, Indonesia negara kaya. Karena itulah mereka membidik kawasan ini, bukan ke Afrika, misalnya."

Betapa tidak. Salah satu kawasan paling dinamis di dunia, dengan pertumbuhan ekonomi tiap negara rata-rata 7%/tahun, itu tak punya batasan berarti bagi lalu-lintas devisa. Otoritas moneternya juga belum teruji. Kalau dalam persaingan di Amerika, Eropa, dan Jepang para spekulan sering kalah, siapa tahu di kawasan ini. Maka bermainlah mereka.

Pertengahan tahun lalu, saat pemerintah memperlebar pita intervensi, mereka menangkap sinyal "tantangan" itu, dan terpacu gairah untuk bermain dengan Rupiah. Ketika Oktober 1997 duet Soedradjat Djiwandono - Mar'ie Muhammad memutuskan untuk melepas ambang intervensi, mereka pun mendobrak. Rupanya, keputusan historis untuk membiarkan Rupiah mengambang bebas itu tak didukung kondisi yang cukup. Nilai tukar dikuasai dan dimainkan, bahkan dalam seminggu bisa terdepresiasi sampai 50%. Utang membengkak, harga barang melonjak, produksi mandek, banyak perusahaan bangkrut. Inflasi membubung, dan perekonomian nyaris ambruk. Tak disangka, fondasi ekonomi kita demikian keropos.boleh ada berita buruk.

Ada 4 faktor yang menurut Theo bisa jadi penentu naik turunnya kurs: fondasi ekonomi makro, carta/grafik berdasarkan rumus, faktor teknis-psikologis, dan ulah para spekulan. Soal fondasi ekonomi, menurut Theo, pasar telah mendapat bukti rentannya perekonomian kita. Carta atau grafik pun sudah dibuat saat kita menempuh rezim devisa terkontrol; misalnya dengan mematok depresiasi tahunan 3 - 4%. Sedangkan faktor psikologis sangat berhubungan dengan ulah spekulan, apa lagi dalam rezim devisa bebas. "Sekali pasar memperoleh bukti mata uang suatu negara bisa didikte, mereka mendikte terus."

Pendiktean harga, yang terjadi setelah ada dorongan psikologis, berawal dari berita-berita politik yang berpotensi "dimainkan". Theo menunjuk contoh, seluruh dunia tahu Indonesia pra-11 Maret 1998 menghadapi suksesi. Maka berita tentang Presiden Soeharto dan situasi sosial politik menjadi bahan permainan spekulan. Keadaan sakit, yang dalam bahasa Inggris bisa dirumuskan dalam beberapa kata, mulai dari He's sick, He's ill, sampai He's seriously ill, mengakibatkan beraneka nilai kurs.

Memang benar. Menurut catatan Theo, grafik penurunan itu berlangsung sejak bank sentral ketahuan tak punya nyali sehingga menyebabkan Rupiah turun dari Rp 3.000,- ke Rp 3.800,- terhadap AS $. Angka turun lagi ke Rp 4.400,- karena Pak Harto istirahat. Kemudian menjadi Rp 4.800,- karena imbas krisis Korea, turun ke Rp 5.600,- karena Pak Harto batal ke Malaysia, dan dari Rp 6.200,- ke Rp 9.000,- karena pencalonan B.J. Habibie sebagai wakil presiden. Kurs membaik setelah penandatanganan nota kesepakatan dengan IMF 15 Januari, namun turun lagi setelah terjadi beberapa kerusuhan dan demonstrasi.

Kenyataan itu membuktikan, dalam rezim devisa bebas segala berita dan peristiwa baik menjadi syarat utama. Dalam berbagai kesempatan Theo mengingatkan, membiarkan Rupiah mengambang bebas sama dengan bunuh diri tanpa dibarengi perbaikan di segala sektor yang akhirnya melahirkan berita buruk. Percuma ada janji segala macam reformasi, penghapusan monopoli dan oligopoli, tetapi tak ada wujudnya.

Dapat dimengerti, naik-turunnya nilai Rupiah tak lagi ditentukan oleh hukum ekonomi, keseimbangan antara penawaran dan permintaan. "Tak ada teori yang bisa menjelaskan hal ini," kata Theo. "Saat masyarakat makin tahu persoalan, omongan para ekonom sering diabaikan. Pemain seperti saya yang diperhatikan"

Lantas, berapa kurs AS $ yang wajar? "Ambil nilai terakhir sebelum krisis Rp 2.400,-. Ditambah 80%-lah, sekitar Rp 4.320,-." Penjelasannya, dalam 10 tahun terakhir perbedaan suku bunga antara AS $ dan Rupiah sekitar 10%. Suku bunga AS $ 5% dan suku bunga Rupiah 15%. Selisihnya 10%, dan dalam 10 tahun menjadi 100%. Sementara depresiasi per tahun, katakanlah 4%. Jadi dalam 10 tahun menjadi 40%. "Nah, selisih antara perbedaan suku bunga dan depresiasi dalam 10 tahun, 100% - 40% = 60%. Tak usah dipatok 60%; beri kemungkinan sampai 80% untuk ditambahkan pada kurs terakhir. Jadi 180% dari Rp 2.400,- = Rp 4.320."

Tapi sekali lagi kenyataan membuktikan, segala teori dan hukum ekonomi tak berlaku bagi kurs yang liar karena permainan.

Rabu, 02 Desember 2009

100% gratis kumpulan bisnis gratisan


Berikut adalah bisnis gratisan yang saya ikuti. Sebagian dari mereka sudah ada yang memberi rupiah ke rekening saya. Lumayan kan??? Gratis tapi kita bisa dapat tambahan penghasilan dan bila dijalani dengan sungguh-sungguh uang yang kita dapat bisa puluhan sampai ratusan juta rupiah tiap bulan. Jadi tidak ada salahnya teman -teman semua ikutan gabung karena gratis alias tidak ada resiko rugi sama sekali.

Setelah daftar kita harus menjalankannya dengan sungguh-sungguh yaitu dengan mencari teman sebanyak-banyaknya untuk ikutan gabung karena kalau tidak dijalankan percuma aja daftar karena kita juga tidak akan mendapat rupiah sepeserpun .

Selamat mencoba di sini

100% gratis Cara membuat Text Area pada blog


Apa itu text area?. Untuk memudahkan anda memahami apa itu text area, silahkan alihkan perhatian anda ke kolom sebelah kanan layar, di bawah tulisan Mau tuker link, ada sebuah kotak yang di dalamnya berisi text kode-kode HTML, itulah yang di sebut text area. Nah dengan melihat contoh tadi, maka dapat kita katakan bahwa Text area adalah area atau tempat untuk menyimpan text atau tulisan dengan membentuk area baru. Biasanya text area ini di gunakan untuk menyimpan kode-kode HTML ataupun text lainnya agar bisa di copy oleh para pengunjung.



Untuk membuat text area, silahkan anda Copy kode di bawah ini :



<p align="center"><textarea name="code" rows="6" cols="20"> Tulis text ataupun kode-kode yang anda inginkan di sini, maka nanti tulisan anda akan tampil di dalam text area </textarea></p>




Sebagai contoh :








Keterangan : rows="6", menunjukan tinggi dari text area, jadi jika anda menginginkan text area yang tinggi maka silahkan ganti angka " 6 tadi dengan angka yang lebih tinggi nilainya.



Cols="20", menunjukan lebar dari text area. Jika anda menginginkan text area yang lebar maka silahkan ganti angka " 20 " tadi dengan angka yang lebih tinggi nilainya.



Text Area dengan memakai HighLight



Ada variasi lain dari membuat text area ini, yakni text area dengan menggunakan tombol highlight. dengan adanya tombol highlight ini akan memudahkan bagi para pengunjung untuk mengcopy seluruh text ataupun kode-kode yang di berikan, karena dengan hanya sekali tekan saja pada tombol highlight tadi, maka seluruh text ataupun kode-kode yang ada di dalamnya akan di highlight dan tinggal di copy saja. Fasilitas ini sangat berguna tatkala text ataupun kode-kode yang di berikan dalan jumlah yang sangat banyak dan ini akan mengurangi resiko tertinggalnya suatu text ataupun kode-kode untuk di copy. Untuk membuat text area dengan menggunakan highlight ini silahkan anda copy kode HTML di bawah :





<div><form name="copy"><div align="center"><input onclick="javascript:this.form.txt.focus();this.form.txt.select();"
type="button" value="Highlight All"> </div><div align="center"></div><p
align="center"><textarea style="WIDTH: 300px; HEIGHT: 144px" name="txt"
rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55">simpan tulisan anda di sini, maka tulisan yang anda tulis akan muncul di sini dan siap di copy oleh para pengunjung</textarea></p></div></form>







Sebagai contoh :












Agar anda lebih memahami kode di atas, sedikit akan saya uraikan. Kode di atas mempunyai dua elemen bagian, yakni elemen kode untuk membuat tombol yang bertuliskan Highlight All, dan yang kedua adalah elemen kode untuk membuat text area.




Elemen tombol highlight All :





  1. <div align="center"> --> kata center menunjukan bahwa posisi tombol akan berada di tengah, jadi jika anda ingin posisi tombol berada di tepi sebelah kiri, tinggal ganti dengan kata left. Dan jika ingin berada di tepi sebelah kanan, tinggal ganti dengan kata right.




  2. <input onclick="javascript:this.form.txt.focus();this.form.txt.selec()"> --> kode ini artinya ketika tombol highlight di klik, maka seluruh text yang ada di dalamnya akan di highligt (di tandai atau di blok), jadi anda jangan merubah tulisan ini.




  3. Value="Highlight All" --> kata Highlight All adalah kata yang akan muncul di dalam tombol, jadi jika anda ingin merubah tulisan ini silahkan ganti dengan kata yang anda inginkan.





Element text area :




  1. <p align="center"> --> ini menunjukan bahwa text area akan berada di tengah, nah jika anda ingin text area anda berada di tepi kiri, ganti kata center dengan kata left, bila ingin di tepi kanan, ganti dengan kata right.

  2. <text style="WIDTH: 300px">-->kata "WIDTH:300px" menunjukan lebar dari text area tersebut sebanyak 300 pixel, jadi jika anda ingin memperpendek atau memperpanjang lebar text area, anda tinggal menggantinya dengan angka yang anda inginkan. misal: "WIDTH:700px;"




  3. HEIGHT: 144px --> angka "144px" menunjukan bahwa text area akan mempunyai tinggi sebesar 144 px, jadi jika anda ingin merubahnya tinggal ganti angka tersebut dengan angka yang anda inginkan. Misal : HEIGHT:160px.





Contoh text area yang memakai tombol highlight diatas, memuat skript untuk melindungi dari right click para pengunjung. skript ini di pakai apabila anda tidak ingin tulisan-tulisan anda di copy paste oleh pengunjung. bagi yang berminat silahkan copy lalu pasang pada kode HTML anda antara kode <HEAD> dan </HEAD> selamat mencoba.




100% gratis cara buat Read more pada template klasik blog

Wah judul yang aneh, "membuat Read More" maksudnya apa? Begini sobat, sebenarnya saya kurang setuju dengan judul tersebut, tadinya saya ingin memberi judul "Membuat menu Selengkapnya", tapi berhubung kata "Read More" yang paling di kenal di jagad blog, ya saya pun ikut-ikutan (dasar tukang ngekor). Ya sudahlah kepanjangan ngobrolnya. Kita mulai pembahasannya. Bagi para sobat yang baru mulai membuat blog, mungkin belum mengetahui informasi ini dan mudah-mudahan dengan membaca artikel ini dapat menambah pengetahuan kita tentang yang namanya nge-blog.




Sobat mungkin melihat bahwa artikel-artikel saya terlihat hanya berupa judul-judul dengan satu atau dua buah paragrap saja, dan untuk melihat keseluruhan artikel harus meng klik link yang bertuliskan >> Selengkapnya...", ini di sebut pengkaburan
atau pengkamuflasean postingan (ribet banget nyebutnya). Bagi sobat yang baru posting artikel hanya satu atau dua artikel saja mungkin menganggap tidak perlu menyingkat artikel sobat, namun jika nanti artikel sobat sudah banyak, maka mungkin saja ada terbersit ingin membuat menu ini.



Oke... kelamaan ngawurnya, mending langsung saja. Untuk membuat menu Read more kita harus menambahkan beberapa kode HTML ke dalam template blog kita. Tapi untuk postingan kali ini, saya khususkan untuk blogger yang memakai template klasik saja, untuk yang memakai template baru silahkan tunggu pada postingan yang akan datang.



Silahkan ikuti langkah-langkah berikut :




  • Login ke blogger.com dengan id sobat




  • Klik menu bertuliskan Template





  • Klik menu Edit HTML




  • jangan lupa Copy seluruh kode template milik sobat lalu paste pada notepad dan kemudian simpan, untuk membuat back up data. Ini dimaksudkan apabila terjadi kesalahan dalam template setelah kita otak-atik, kita masih punya cadangan data untuk mengembalikannya.




  • Copy kode HTML di bawah, kemudian paste persis di atas kode </style> :









  • <MainOrArchivePage>



    div.fullpost {display:none;}



    </MainOrArchivePage>



    <ItemPage>



    div.fullpost {display:inline;}



    </ItemPage>






    Untuk mempercepat pencarian kode </style>, silahkan sobat klik menu Edit yang ada pada bar menu browser, kemudian klik Find (on this page)..., lalu tulis </style>
    trus klik tombol find next, maka secara otomatis akan di bawa ke kode tersebut.




  • langkah selanjutnya adalah, silahkan copy kode berikut lalu paste setelah kode <$BlogItemBody$> :






  • <MainOrArchivePage><br/>

    <a href="<$BlogItemPermalinkURL$>">Read more!</a>



    </MainOrArchivePage>





    Lagi-lagi Untuk mempercepat pencarian kode <$BlogItemBody$>, silahkan sobat klik menu Edit yang ada pada bar menu browser, kemudian klik Find (on this page)..., lalu tulis <$BlogItemBody$>
    trus klik tombol find next, maka secara otomatis akan di bawa ke kode tersebut.




  • Klik tombol yang bertuliskan SAVE SETTINGS





  • Langkah selanjutnya adalah klik menu Setting




  • Klik menu Formatting




  • Dibagian bawah menu tersebut ada kotak di samping tulisan Post Template, nah isi kotak kosong tersebut dengan kode di bawah ini :






  • <div class="fullpost">




    </div>





    Sebenarnya langkah diatas tidak wajib dilakukan,akan tetapi ini di maksudkan agar ketika kita mau posting artikel, kode tersebut akan muncul secara otomatis tanpa harus di tulis dahulu, tentunya ini akan lebih mempermudah dan tidak harus selalu mengingat kode tersebut.




  • kemudian jangan lupa klik tombol Save Settings




  • Selesai






Cara Posting Artikel




Oke, sesudah beberapa tahap kita lalui, sekarang kita masuk ke tahap bagaimana cara memposting suatu artikel agar ada menu Readmore nya.




  • Klik menu Posting




  • klik menu Edit HTML, nah di sana secara otomatis akan tampak kode yang kita simpan tadi, yakni :






  • <div class="fullpost">






    </div>







    simpan artikel sobat yang ingin di tampilkan sebelum kode <div class="fullpost">, kemudian
    simpan sisa keseluruhan artikel setelah kode <div class="fullpost"> dan sebelum kode </div>



    Agar lebih jelas, saya beri contoh, misal artikelnya begini :




    Ini adalah contoh tulisan yang di simpan pada awal artikel yang akan selalu muncul pada blog kita,
    sedangkan tulisan yang lainnya tidak akan muncul.

    <div class="fullpost">


    dan tulisan yang ini adalah tulisan yang akan muncul ketika para pengunjung meng klik link yang bertuliskan Read more.


    </div>



    Hasilnya yang akan tampak pada blog kita adalah seperti ini :



    Ini adalah contoh tulisan yang di simpan pada awal artikel yang akan selalu muncul pada blog kita,
    sedangkan tulisan yang lainnya tidak akan muncul.




    Read more!






Bagaimana sobat, sudah jelaskan. bila belum jelas silahkan di tanyakan kembali pada komentar.



Sedikit clue, kata Read more! sebenarnya bisa kita ganti sesuai dengan
keinginan kita, misalkan kita rubah menjadi Baca selengkapnya..., Selengkapnya.., Lanjutannya... atau apa saja
yang penting kata tersebut bisa memberi tahu kepada para pengunjung bahwa artikel kita ada kelanjutannya.




Kode di atas sebenarnya ada alternatif lain, yakni memakai kode Span, jika berminat, ganti semua kode div menjadi Span.
Hasilnya akan sama, cuma bagi para sobat yang suka posting pada menu compose, kode ini sering ada masalah di karenakan bertabrakan
dengan perintah lain yang memakai kode Span.


100% gratis cara Cara memposting artikel blog

Bagi anda yang mengalami sedikit kendala tentang tata cara memposting suatu artikel kedalam blog, maka kali ini akan di bahas tentang tata cara posting di blogger.com.
Di dalam menu posting ada beberapa toolbar yang bisa anda gunakan.Jika anda sudah terbiasa menggunakan microsoft Word ataupun microsoft Excel tentu barangkali tidak akan mengalami kesulitan ketika memposting suatu artikel, tapi mungkin tidak ada salahnya bila saya bahas sekilas tentang ini, barangkali ada di antara teman kita yang masih bingung.



Toolbar yang ada ketika posting :



--> Untuk merubah jenis hurup yang di gunakan



--> Untuk merubah ukuran hurup (heading)



--> Untuk Menebalkan hurup



--> Untuk memiringkan hurup



--> Untuk merubah warna hurup



--> Untuk membuat link



--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri



--> Untuk membuat tulisan menjadi di tengah



--> Untuk membuat artikel menjadi rata kanan



--> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri dan rata kanan



--> Untuk membuat sub bahasan oleh angka



--> Untuk membuat sub bahasan oleh bullet



--> Untuk mengecek spelling



--> Untuk memasukan gambar(upload gambar)



--> Untuk membuat artikel dalam kode HTML




--> Untuk membuat artikel dalam mode Compose (biasa)




--> Untuk me review (melihat) artikel




Cara penggunaan toolbar di atas adalah blok (beri tanda) terlebih dahulu tulisan yang akan di edit, kemudian tekan tombol toolbar yang di inginkan.



Langkah-langkah dalam memposting suatu artikel:



  1. Sebaiknya klik terlebih dahulu “ Edit HTML”,jika langsung di mode “Compose”, sering terjadi hang pada komputer (pengalaman saya pribadi). Copy artikel yang telah anda buat sebelumnya, kemudian paste di area posting. Edit sesuai dengan kemauan anda.



  2. Klik tombol “ compose “ untuk melakukan editing (jika anda masih bingung dengan kode HTML).



  3. Klik tombol tool yang berlambang “ panorama” berwarna biru, jika anda ingin memasukan gambar ataupun photo untuk menghiasi posting-an anda.



  4. Klik tombol “ Preview “ untuk melihat hasil posting-an anda yang nantinya akan tampil di dalam blog, barangkali masih ada yang perlu di edit.



  5. Klik tombol “ publish “. Selesai. Tulisan hasil karya anda akan bisa dilihat dan di baca oleh seluruh dunia.







100% gratis cara Mengatur huruf dan warna blog

Untuk para blogger baru, sobat akan menikmati fasilitas baru dari blogger.com, yaitu sobat bisa mengatur jenis font (hurup) serta warna font dengan sangat mudah. Di bawah adalah langkah untuk mengatur Fonts And Colors (khusus untuk blogger baru dengan template baru, sedangkan untuk blogger yang memakai template klasik, menu ini tidak disediakan). Klik menu "Fonts and Colors", maka akan muncul beberapa pengaturan : (ini khusus untuk template "minima")

1. Page Background color --> pengaturan warna background blog. Silahkan klik warna yang ada di sebelah kanan yang di sukai


2. Text Color --> pengaturan warna hurup dari posting-an


3. Link Color --> pengaturan warna hurup yang di link


4. Blog Title Color --> pengaturan warna hurup judul Blog


5. Blog Description Color --> pengaturan warna hurup deskripsi blog


6. Post Title Color --> pengaturan warna hurup judul posting-an


7. Border Color --> pengaturan warna kotak yang mengelilingi judul blog, serta garis pemisah


8. Sidebar Title Color --> pengaturan warna hurup judul yang anda di sidebar (kolom samping)


9. Sidebar Title Color --> pengaturan warna hurup yang ada di sidebar(kolom samping)


10. Visited link Color --> pengaturan warna hurup link ketika pengunjung mengarahkannya ke tulisan yang mengandung link


11. Text Font --> pengaturan jenis hurup,berlaku untuk hurup hasil dari posting-an ataupun hurup yang ada di sidebar


12. Sidebar Title Font --> pengaturan jenis hurup untuk judul yang ada di sidebar serta tanggal postingan


13. Blog Title Font --> pengaturan jenis hurup Judul blog


14. Blog Description Font --> Pengaturan jenis hurup dekripsi blog


15. Post Footer Font --> pengaturan jenis hurup footer (contoh : posted by )


16. Klik “ SAVE CHANGES” untuk mengakhiri pengaturan. Selesai


Untuk template-template selain template "minima", pada dasarnya sama aja, hanya saja ada sedikit perbedaan, tapi itu tidak sulit. Untuk mengetahui tulisan mana yang sedang di rubah oleh anda, anda cukup melihat mana yang berubah tulisannya pada preview yang terletak sebelah bawah.